Sementara, Generasi milenial adalah generasi yang sangat mahir dalam teknologi. Dengan kemampuannya di dunia teknologi dan sarana yang ada, generasi ini memiliki banyak peluang untuk bisa berada jauh di depan dibanding generasi sebelumnya. Namun sayangnya, dari beberapa statistik yang saya baca, dikatakan bahwa generasi milenial cenderung lebih tidak peduli terhadap keadaan sosial, termasuk politik dan ekonomi. Mereka cenderung lebih fokus kepada pola hidup kebebasan dan hedonisme. Mereka cenderung menginginkn hal yang instant dan tidak menghargai proses. Di era milenial ini segala sesuatu bergerak dengan cepat, dunia menjadi tanpa batas, informasi dapat diperoleh dimana saja dan dari siapa saja. Generasi masa kini harus berusaha dan mampu menjadi bijak terutama dalam penggunaan media sosial. Media sosial ini mirip dengan politik, tergantung bagaimana kita menggunakannya. Kita bisa berguna dan bertambah pintar apabila menggunakan media sosial dengan benar, tapi kita juga bisa menjadi penyebar hoax dan menjadi bodoh apabila kita menggunakan media sosial dengan tidak benar.Sejalan dengan itu, banyak fakta dan mitos yang beredar tentang generasi Millennial, tidak semuanya benar dan tidak sepenuhnya salah. Selain mitos, generasi yang lebih tua sering mencap para millennials dengan malas dan narsis.
Maka dari itu Mahasiswa di era milenial ini terlalu banyak yang buta akan sejarah, tanggungjawab dan substansinya sebagai sosok yang terpenting dalam struktur sosialnya, karena dirinya sibuk beronani di dalam kehidupan hingar bingar materialistik. Generasi Milenial lebih tidak menggunakan versi generasi sebelumnya seperti baby boomer (agricurtural) pertanian,Generasi X ( Perindustrian), dan Generasi Y ( Informatika), Generasi Milenial ini lebih menggunakan smart knowledge (gadget) serta keterjangkitan oleh virus hedonisme dan pola pikir praktis adalah ciri-ciri mahasiswa hari ini. Pilihan mereka hanya satu yaitu kesenangan, sehingga mereka sangat muda untuk dibodohi melalui sistem tersebut dan tentu kebodohan tersebut merembes kepada lapisan bawah masyarakat. Terjangkitnya kemalasan dalam membaca buku, menulis serta berdiskusi secara ilmiah dan kritis telah merembes ke sudut-sudut kampus dan akibatnya mereka menjadi bodoh, malas dan apatis terhadap lingkungannya. Tentu iklim tersebut tidak akan menghasilkan hal yang baru serta kampus yang dikenal sebagai laboratorium Ilmiah pasti akan kehiangan eksistensinya. Maka dari itu kita sebagai pelajar jangan pernah melupakan Sejarah . Dan teruslah menjadi pelajar yang Aktif,Kreatif dengan tidak mengikuti perubahan zaman. Sekian perubahan yang paling mencolok antara Generasi Milenial dengan Generasi Sebelumnya adalah tentang Kesabaran
Tetapi ada Keuntungannya juga kita di generasi Milenial
- Generasi yang paling berpengaruh
- Generasi paling berpendidikan
- Generasi yang mengerti teknologi
- Generasi yang sadar akan perkembangan dunia
- Generasi yang punya daya tarik dalam berjiwa usaha .
ASTRIED ANNISA LUTHFIAH
FAK.SYARIAH & HUKUM
JURUSAN HUKUM PIDANA ISLAM
-Salam Sejahtera-